Lompat ke konten

BAB VIII LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI METODE BIAYA / HARGA PEROLEHAN / NILAI WAJAR

Kasus

PT Garuda mengakuisisi 80% saham PT Nusantara pada 1 Januari 2026 dengan harga perolehan Rp24.000 juta. Dalam laporan keuangan tersendiri, PT Garuda mencatat investasi pada PT Nusantara dengan metode biaya (harga perolehan). Pada tanggal akuisisi, ekuitas PT Nusantara terdiri dari: Modal saham: Rp20.000 juta dan Saldo laba: Rp7.000 juta

Nilai wajar aset neto PT Nusantara lebih tinggi daripada nilai bukunya sebesar Rp4.000 juta, yang seluruhnya berasal dari tanah. Nilai wajar NCI pada tanggal akuisisi adalah Rp5.500 juta. Selama tahun 2026, PT Nusantara memperoleh laba bersih Rp6.000 juta dan membagikan dividen Rp2.000 juta. Pada 31 Desember 2026, nilai wajar saham PT Nusantara meningkat sehingga nilai wajar investasi 80% milik PT Garuda menjadi Rp29.000 juta.

Diminta

  1. Tentukan nilai investasi PT Garuda dalam laporan keuangan tersendiri dengan metode biaya pada 31 Desember 2026.
  2. Hitung nilai wajar aset neto PT Nusantara pada tanggal akuisisi.
  3. Hitung goodwill atau keuntungan pembelian dengan harga murah (bargain purchase).
  4. Tentukan NCI pada tanggal akuisisi.
  5. Buat jurnal eliminasi investasi dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian.
  6. Tentukan apakah kenaikan nilai wajar investasi menjadi Rp29.000 juta diakui dalam laporan keuangan konsolidasian. Jelaskan alasannya.
  7. Hitung ekuitas PT Nusantara yang dieliminasi pada 31 Desember 2026.
  8. Tentukan laba konsolidasian yang berasal dari PT Nusantara setelah mempertimbangkan penyesuaian nilai wajar tanah.
  9. Jelaskan perbedaan perlakuan investasi apabila PT Garuda menggunakan metode biaya, metode nilai wajar, dan metode ekuitas dalam laporan keuangan tersendiri.
Bagikan:
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x